Baterai laptop bocor merupakan salah satu masalah yang sering terjadi. Bahkan, bocornya baterai pada laptop biasanya menjadi awal rusaknya laptop itu sendiri.
Ya, jika baterai sudah bocor, tentu ini akan sangat menyusahkan. Nah, makanya kita harus tahu cara merawat baterai laptop.
Baterai laptop merupakan bagian yang penting yang perlu kita rawat agar tetap awet dan selalu siap untuk dipakai. Untuk itu, jika baterai mengalami kerusakan harus segera diperbaiki.
Baca Juga
Table of Contents
Cara Merawat Baterai Laptop
Jadi, baterai laptop yang baik, dapat dilihat dari kondisinya yang masih bisa di charge, dan tidak mudah ngedrop ketika dipakai. Baterai laptop juga bisa memiliki usia guna yang panjang. Namun jika dirawat dengan baik.
Nah, berikut adalah ulasan lengkapnya untuk Anda mengenai cara merawat baterai laptop agar tidak cepat bocor dan awet. Selamat membaca!
Mencabut Charger Saat Sudah 100%
Agar baterai laptop awet maka usahakan untuk mencabut charger saat sudah penuh atau sudah 100%. Sebab, penyebab utama cepatnya baterai laptop menjadi bocor adalah kebiasaan lupa mencabut charger saat baterai sudah full.
Padahal mencabut charger setelah laptop terisi penuh adalah cara merawat baterai laptop paling dasar, namun sering diabaikan. Membiarkan charger tetap nempel saat baterai sudah full atau terisi penuh akan menyebabkan baterai bekerja extra sehingga cepat bocor dan fungsi baterai menurun.
Selain itu membiarkan baterai yang sudah terisi terus dialiri listrik dapat merusak komponennya. Oleh karena itu, segera cabut charger kalau sudah penuh. Sehingga baterai laptop tetap awet. Jadi, hindarilah mengisi daya saat kamu sedang tidur dan bepergian agar tidak lupa mencabut charger laptop.
Laptop perlu sesekali dicharge untuk mengisi baterai agar bisa dipakai namun jangan sampai berlebihan. Oh ya, beberapa ahli menyarankan agar kita mencabut charger ketika baterai telah terisi 75 persennya saja.

Menghindari Laptop Mati Total
Jangan sampai dibiarkan laptop hingga mati total. Ya, jika tadi jangan sampai terlalu penuh, jangan sampai juga laptop sampai mati total atau kehabisan baterai.
Membiarkan baterai sampai habis sama sekali akan mempercepat penurunan fungsi baterai dan menyebabkan kerusakan komponen laptop yang lainnya. Jadi, jangan biarkan kapasitas baterai laptop habis sama sekali sampai 0%. Lakukan pengisian daya atau charge baterai laptop saat kapasitasnya di kisaran 25 persen.
Kapasitas baterai kurang dari 20 persen dapat membahayakan baterai Li-ion. Baterai laptop sampai habis dan mati biasanya karena digunakan untuk nonton film atau main game. Saking asiknya, sampai lupa untuk mengecek daya baterai dan kehabisan.
Mulai sekarang, hindari kebiasaan tersebut, ya. Sebab, kebiasaan membiarkan daya baterai sampai benar-benar habis atau mencapai 0% justru dapat berakibat fatal.
Meminimalisir Penggunaan Banyak Aplikasi
Meminimalisir penggunaan banyak aplikasi. Jadi, ketika membuka banyak aplikasi, hal ini akan membuat laptop bekerja lebih keras yang bisa bikin daya baterainya lebih cepat terkuras.
Selain itu, Hal tersebut juga membuat laptop cepat panas dan berdampak pada baterai juga. Sehingga, hal tersebut akan mempengaruhi umur baterai. Oleh karena itu, gunakan laptop dengan bijak sesuai dengan keperluan.
Hindari membuka terlalu banyak aplikasi pada laptop dalam waktu yang bersamaan. Sebab, membiarkan laptop kamu ngejalanin beberapa aplikasi dalam satu waktu jelas memperpendek umur baterai. Jadi, pastikan untuk menutup semua aplikasi yang lagi nggak dipakai ya agar baterai laptop awet.

Menjaga Kecerahan Pada Layar
Menjaga kecerahan pada layar. Hal ini untuk menjaga konsumsi daya baterai agar tidak terlalu berlebihan. Perlu diketahui bahwa semakin terang tingkat brightness pada layar, semakin cepat daya baterai berkurang.
Pilihan kecerahan yang tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup agar nyaman untuk mata namun bisa menjaga kualitas baterai untuk pemakaian lebih lama. Ya, layar merupakan salah satu fitur yang memakan banyak daya baterai. Jadi, setiap pemakaian pastikan Anda mengaturnya dengan kontras rendah agar baterai awet lebih lama.
Menggunakan Charger Original
Pastikan juga Anda menggunakan charger original. Hindari menggunakan charger KW. Sebab penggunaan charger KW dapat mengakibatkan arus listrik menjadi tidak stabil dan membuat baterai cepat rusak akibat lonjakan arus yang terlalu besar atau terlalu kecil.
Nah, selai menjaga baterai, jaga juga charger bawaan dari pabrik. Perhatikan cara penyimpanan charger laptop Anda sehingga tidak mengalami kerusakan. Sebab, tidak hanya baterai laptop saja yang mahal, namun juga charger laptopnyapun mahal.
Selain itu, pastikan jika bepergian selalu membawa charger. Sehingga, menghindari penggunaan charger yang tidak sesuai dengan laptop Anda.

Kontrol Waktu Pemakaian
Mengontrol waktu pemakaian. Jadi, pastikan laptop memiliki waktu istirahat. Sebab, yang namanya barang elektronik pasti mempunyai kapasitasnya sendiri.
Selain itu, istirahatkan juga laptop saat di charger. Sehingga, baterai dapat secara maksimal dapat mengisi baterai. Ya, pastikan jika laptop milik Anda tetap punya waktu istirahat dan jangan diforsir terus menerus.
Selain itu, tinggalkan kebiasaan mengoperasikan laptop sambil ngecharge. Hal ini juga salah satu upaya agar baterai awet.
Itulah tips agar baterai laptop awet. Jadi dari tips di atas, kebiasaan buruk mana yang masih Anda lakukan? Hindarilah hal- hal di atas agar baterai awet sehingga tidak mengganggu penggunaan.
Tips di atas juga mudah untuk dilakukan, hanya perlu untuk dihindari. Jadi, hindari ya!










