Spare Part mobil merupakan berbagai komponen dalam suatu kesatuan dan memiliki fungsi tertentu. Spare part banyak dipakai di berbagai jenis kendaraan. Jenis-jenisnya juga sangat beragam.
Spare part pasti memiliki kegunaan tersendiri, tetapi ada yang sistem kerjanya saling terkait dengan spare part lain. Nah, agar masing-masing spare part tidak terganggu fungsinya, maka dalam jangka waktu tertentu, harus diganti.
Ada beberapa spare part mobil yang harus rutin diganti ketika Anda melakukan servis berkala. Berikut ini daftarnya.
Baca Juga
Table of Contents
6 Spare Part Mobil Yang Harus Rutin Diganti
Ada banyak sekali jenis spare part di kendaraan roda empat. Nah, dari beberapa jenis tersebut, ada yang mempunyai “masa pakai” dan rutin untuk harus diganti. Diantaranya:
1. Aki
Akan ada yang terpengaruh jika aki rusak. Fungsi dari aki adalah memberikan tenaga listrik pada sistem starter untuk menyalakan mesin mobil dan menyalurkan tenaga listrik untuk komponen yang membutuhkan ketika mesin dimatikan.
Aki mobil melemah bisa dirasakan dari bunyi klakson yang tidak nyaring, lampu indikator yang melemah atau tidak menyala dan paling parah mesin tidak menyala. Dengan melemahnya aki, maka tidak akan ada pasokan ke tenaga sistem kelistrikan mobil.
Pastikan memeriksa aki secara berkala. Aki biasanya akan menurun saat penggunaan mobil di tahun ke 2 atau ketiga. Apabila aki sudah mulai parah, silahkan Anda ganti aki mobil dengan aki baru.

Jangan sampai timbul masalah karena alpa merawatnya, seperti mesin tidak bisa dinyalakan akibat kondisi aki yang lemah. Apalagi jika gemar memasang aksesoris tambahan seperti lampu dan audio yang banyak menyita tenaga listrik. Normalnya usia pakai aki mobil sekitar 2-4 tahun tergantung pemakaian.
2. Busi
Fungsi dari busi sendiri adalah sebagai pemantik api dalam proses pembakaran di ruang mesin. Untuk busi ini pada jarak tertentu harus diganti.
Ya, tepatnya ketika mencapai 20.000 kilometer maka busi harus diganti. Busi merupakan salah satu suku cadang yang memiliki bentuk kecil, namun memiliki pengaruh besar dalam menopang kinerja mobil.
Busi yang terganggu akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, karena pembakaran di ruang mesin kurang berjalan optimal. Nah, penting seklai untuk para pemilik mobil penting untuk rajin cek busi secara berkala.
3. Kampas Rem
Jadi, semakin lama dan sering rem digunakan maka kampas rem akan menipis dan aus. Sehingga, rem menjadi komponen yang sangat penting dalam kendaraan, sehingga rem wajib di cek secara berkala.
Untuk mengecek ketebalan sebuah kampas rem bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti bunyi rem yang menimbulkan suara decitan, karena adanya gesekan antara 2 logam. Apabila Anda menginjak pedal rem dan pijakannya lebih dalam, maka kampas rem terdeteksi sudah habis.
Maka sangat penting untuk melakukan pengecekan kampas rem, untuk mengetahui kondisi kampas rem dan saat kampas rem sudah jelek, segeralah ganti dengan yang baru.
4. Oli Mesin dan Filter Oli
Perlu diketahui bahwa oli mesin dan filternya memiliki usia pakai yang pendek. Sehingga, semakin sering Anda menggunakan mobil, maka akan semakin sering pula spare part ini harus diganti.
Kerja oli mesin juga akan terkuras saat kendaraan banyak dipakai di jalanan macet, karena mobil akan berhenti dan melaju dengan tiba-tiba. Pabrikan memang menyarankan para pengendara mobil baru mengganti oli mesin pada 1.000 kilometer.
Filter oli biasanya berguna untuk menyaring kotoran yang dihasilkan dari gesekan mesin dan filter oli juga bisa menyaring karbon. Apabila mobil Anda sering dipakai, maka kerja oli mesin dengan filter oli menjadi lebih berat.

Mengingat fungsi oli mesin sangatlah penting untuk melumasi bagian dalam dari mesin, sehingga bagian dalam mesin bisa bekerja dengan stabil dan oli mesin juga dapat menghindarkan gesekan antar komponen. Maka, jangan sampai oli habis atau bahkan sudah snagat hitam baru diganti.
5. Filter Udara
Apabila filter udara terlalu kotor dan jarang dibersihkan, maka kotoran dari luar bisa menghambat suplai udara yang masuk ke ruang bakar dan hal ini bisa membuat komsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Dengan melakukan pembersihkan filter udara, maka bisa menghemat konsumsi bahan bakar pada mobil. Filter udara wajib dibersihkan saat kendaraan mencapai 1.000 kilometer dan filter udara wajib diganti saat kendaraan mencapai 40.000 kilometer.

6. Filter AC
Pastikan Anda selalu merawat filter ac dan saat pihak bengkel menganjurkan untuk ganti, maka segeralah ganti dengan filter AC baru.
Filter AC umumnya diganti saat kendaraan mencapai 20.000 kilometer pemakaiannya. Sebab filter AC yang tidak terawat akan membuat kinerja AC mobil menjadi tidak berjalan baik dan saat kinerja AC terganggu, maka suhu di bagian kabin akan sulit untuk dingin.
Spare part mobil di atas harus diusahakan diganti secara rutin. Sehingga, tidak akan berdampak pada fungsinya. Perlu diketahui bahwa jika spare part tersebut mengalami maslah, maka dapat menyebabkan masalah pada bagian lainnya juga.
Sehingga, jangan lupa untuk melakukan servis rutin agar spare part tersebut dapat diganti juga jika sudah wkatunya.










